Cerita Kesuksesan Tokoh Jack Ma Orang Terkaya Kedua di China

Siapa sih yang tidak kenal dengan Jack Ma karena ia adalah salah satu pebisnis yang terkaya kedua di China. Toko Jack Ma pun tidak hanya dikenal di negaranya saja namun dinegara lain juga sangat populer. Sebenarnya Jack Ma merupakan dari keluarga yang musisi dan juga pencerita dari Hangzhou, Tiongkok. Ia dahulunya pernah merasakan kehidupan yang pahit pada masa revolusi kebudayaan dan juga mengalami kegagalan-kegagalan.

Nah, sebelum di masa kejayaannya Jack Ma pernah mengalami kehidupan yang cukup pahit yaitu di masa anak-anaknya karena bukan dari kalangan yang berada dan juga berkuasa pada saat itu. Jack Ma besar di kota Hangzhou atau skeitar 250 km dari barat Shanghai. Hangzhou sangat dikenal dengan kota kebudayaan sehingga sering kehadiran turis-turis asing kedaerah tersebut.

Pada saat Jack Ma masuk sekolah yaitu sejak sekolah dasar sampai SMA ia berkali-kali mengikuti tes karena tidak begitu pandi dalam bidang akademis. Selain itu, ia juga pernah hahal saat masuk ke Universitas ternama. Namun pada tahun 1988 ia berhasil lulus dari Universitas yang cukup berkualitas karena jajarannya sekitar di peringkat ketiga atau keempat secara nasional. Nah, ia berhasil lulus di D3 Sastra Inggris Hangzhou.

Setelah lulus dari Universitas ia mencoba melamar pekerjaan dan mencoba melamat di KFC yang pada saat itu sedang membuka cabang di Hangzhou. Namun dari 25 pelamar yang melamar hanya ia yang gagal. Kegagalan juga pernah ia alami juga pada saat mendaftar sebagai polisi. Namun Jack Ma tidak berhenti disitu dan mencoba utuk mengajar dan membuka kursus bahasa Inggris di kotanya. Nah, kemudian selama mengajar banyak murid yang merasa senang dengan caranya mengajar.

Awal Kesuksesan Jack Ma Sebagai Orang Terkaya Kedua di China

Di sekitar tahun 1994, Jack Ma baru mendengar mengenai istilah internet dan kemudian di tahun 1995 pada awal tahun Jack Ma merantau ke USA. Pada saat disana, seorang temannya memberikan penjelasan mengenai internet dan pada saat itu kata  paling pertama yang dicari Jack Ma adalah bir. Namun pada saat itu Jack Ma sangat terkejut karena tidak menemukan satupun merek bir yang dari China. Pada akhirnya ia membuat sebuah website yang sangat sederhana yang berisikan informasi bermanfaat mengenai China.

Ternyata langkah kecil yang dilakukan oleh Jack Ma ini menadapatkan respon yang positif dari beberapa orang China. Akhirnya ia telah menyadari bahwa internet merupakan suatu penasaran yang cukup menarik. Pada kala ini Jack mengeluarkan modal sekitar US$ 20.000 untuk menjalankan sebuah perusahaan di bidang internet. Perusahaan yang dikelolanya ini membantu perusahaan-perusahaan lain untuk membuat website. Pada saat itu Jack Ma memberi nama perusahaannya China Yellow Pages.

Kemudian dalam kurun waktu 3 tahun saja perusahannya berhasil menghasilkan keuntungan sebesar 5.000.000 yuan China atau setara dengan US$ 800.000. Hingga akhirnya di tahun 1998 sampai 1999 perusahaan Jack Ma tersebut bekerja sama dengan sebuah perusahaan yang bernama The China International Electronic Commerce Center. Namun Jack Ma merasa tidak cocok sehingga memutuskan kerjasama tersebut ditahun 1999.

Setelah itu Jack Ma mendirikan Alibaba dan website Alibaba merupakan sebuah marketplace bisnis ke bisnis di China. Pada kala itu Jack Ma mendirikan Alibaba dengan modal sekitar 500.000 yuan China. Hingga akhirnya pada seitar tahun 2000, Alibaba berhasil memperoleh pendanaan dari luar negeri sekitar US$ 25 juta. Uang tersebut digunakan Jack Ma untuk melakukan membangun dan perbaikan e-commerce untuk perusahaan UMKM. Langkah ini dilakukan untuk menghadapi tantangan era perdagangan terbuka oleh World Trade Organization.

Hingga sejak tahun 2003 Jack Ma terus meningkatkan dam mengembangkan Alibaba dan mendirikan Taobao markerplace, Ali Mama dan Lunx dan Alipay. Keberhasilan Jack Ma ini juga ada hubungannya dengan pendiri Yahoo yang bernama Jerru Yang karena ia menginvestasikan dana sekitar US% 1 milliar ke Alibaba. Selanjutnya pada bulan November tahun 2012 volume transaksi Alibaba mencapai lebih dari 1 trilliun yuan China. Sehingga dikala itu Jack Ma dijuliki dengan “trillion Hou”.

Berikutnya di tahun 2014 pada bulan Sepetember Alibaba mendapatkan pendanaan kembali sekitar US$ 25 milliar di penawaran saham perdana IPO di New York Stock Exchange. Pada saat itu Alibaba menjadi salah satu perusahaan tekhnologi yang sangat bernilai di kancah dunia. Pada saat ini Jack Ma menjabat sebagai Excekutive chairman di Alibaba Group yang telah mengepalai beberapa anak perusahaan, diantranya Alibaba.com, Taobao marketplace, Tmall, eTao, Alibaba Cloud Computing, Juhuasuan, AliExpress.com, 1688.com dan Alipay.

Nah, dari kisah suskes Jack Ma ini banyak memberikan pelajaran bagi masyarakat diantaranya adalah ia sangat menghargai sebuah nilai dan ia sangat mengedepankan perilaku dan minat diatas teori, ia bisa menjadi pemimpin yang baik sehingga bisa menyatikan banyak orang dibawah 1 visi yang sangat jelas dan masih banyak lagi pelajaran yang bisa dipetik dari Jack Ma yang lainnya.